Beranda > coretan ASPAL > Setren kali wonokromo riwayatmu kini

Setren kali wonokromo riwayatmu kini

Memancing salah satu kegiatan rutin yang saya lakukan untuk mengisi kejenuhan di sela-sela kesibukan sebagai buruh pabrik. Bersama arek-arek saya sering menghabiskan waktu di hari minggu berkelana di sungai-sungai kumuh di pinggiran Surabaya untuk memancing ikan bethek. Dengan logat dancox’s ala arek-arek suroboyo yang sering menghiasi mulut kami apabila ikan yang kami pancing tidak mau memakan umpan kami ataupun bila ikan yang kami pancing meleset dari tarikan walesan kami.

Di setren kali wonokromo di jalan jagir itu saya pernah membeli walesan, kroto , jangkrik, ulat dan  segala perlengkapan memancingnya, di salah satu di antara 350 bangunan  kecil yang di anggap liar itu.

Tapi sekarang  backhoe telah meratakannya, monster baja itu sudah mengobrak-abrik kawasan di pinggiran setren kali wonokromo itu, para penghuni yang berusaha menghalangi tak kuasa menghadang moster baja itu. hanya menangis dan meneteskan air mata yang dapat mereka lakukan melihat keganasan monster itu.

jw-pos-wnkromoNeng kene iki ora setahun rong tahun, puluh puluhan tahun” Sebuah ucapan yang memilukan terucap dari mulut seorang ibu sambil meraung-raung menangis.

Aturan jelas, mereka tidak punya IMB dan menempati tanggul” Ucapan yang keluar dari mulut satpol pp, selaku otak dari monster baja itu.

Sebetulnya siapa yang salah di antara semua itu,,,?

Apakah para penghuni yang mencoba mencari sedikit rejeki dari berdagang di pinggiran kali, yang mempunyai anggapan bumi ini milik Tuhan jadi biarkanlah kami menempati sedikit milikNYA  untuk menjalani hidup ini.

Ataukah aturan yang mengharuskan kita untuk mentaatinya, akankah orang itu taat aturan itu jika orang itu sebagai penghuni setren kali.

Ataukah orang yang membuat aturan itu, akankah orang itu membuat aturan seperti itu jika orang itu penghuni setren kali.

sumber: jawa pos

Iklan
  1. Mei 6, 2009 pukul 2:30 am

    sungguh mengenaskan …

    gak tau yang salah siapa … yang jelas semoga lekas menemukan solusi nya …. mungkin ada relokasi dari pemerintah untuk para korban
    kabarnya sih ada tmpt untuk relokasi, di rusun.

  2. Mei 7, 2009 pukul 2:10 am

    emm… memang sungguh irono, dikala rakyat dihimpit, orang2 atas pada berebut kekuasaan 😉

  3. Mei 8, 2009 pukul 7:19 am

    Semoga ada solusi terbaik.. sehingga nilai kemanusiaan tidak diabaikan
    semoga saja om

  4. Mei 8, 2009 pukul 7:26 am

    Kasian ya….
    sedih dengernya 😦

  5. Mei 8, 2009 pukul 10:19 am

    dunia penuh dengan lika liku…
    sedih senang sakit hebat jatuh bangun atas bawah kojor modar mati idup sengsara kaya wedus gembel onta bekantan semua ada… semua…

  6. mas8nur
    Mei 12, 2009 pukul 12:18 pm

    Dengan alasan apapun, penghuni liar tanpa IMB, membangun rumah dilahan yg bukan haknya apalagi di badan tanggul sungai itu pasti salah. Juga sangat berbahaya apabila sungai semakin menyempit dan tidak bisa menampung aliran banjir. Tapi ada yg lebih salah lagi, mengapa mereka sudah jelas salah kok tidak dari awal2 menempati daerah tersebut langsung diusir, kok baru sekarang…..

  7. Mei 13, 2009 pukul 8:19 am

    ironis memang mas edi

    di satu sisi butuh tempat tinggal disisi yg lain ingin menertibkan dan mempercantik kota

    semoga saja dalam hal ini tidak ada yg di rugikan

  8. Mei 16, 2009 pukul 12:55 am

    diriku turut berduka-cita
    Trus gimana nasibnya para korban sekarang?

    katanya rusun dah ada.

  9. Mei 16, 2009 pukul 11:38 pm

    cuma bisa ngomong agar mereka bisa mendapatkan tempat yang terbaik. 😦

  10. Mei 17, 2009 pukul 3:24 am

    Semoga mereka mendapatkan tempat yg lebih layak…

    amiiin

  11. Mei 20, 2009 pukul 3:01 pm

    masalah yang kompleks
    semoga mereka mendapat tempat tinggal yg layak

  12. Mei 22, 2009 pukul 2:48 am

    emoga ada solusi terbaik.. sehingga nilai kemanusiaan tidak diabaikan

  13. Mei 22, 2009 pukul 2:50 am

    pancet wae dr dolo masalahe….tetep ajah….

  14. Mei 25, 2009 pukul 10:44 am

    ironis memang

  15. bambank
    Desember 8, 2009 pukul 12:40 pm

    bengkelku yo katut digusur, sampek saiki sik nganggur. Onok gawean ta cakkkk????

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: