Arsip

Posts Tagged ‘syair’

SATU MASA

April 30, 2009 10 komentar

Redupnya malam berbulan sabit.

Sayunya mata terpejam tak lelap.

Terbelalak kabur melihat.

Merenung hati dan pikiran.

Mencari garis panjang pendek titik hitam dalam perjalanan.

Merangakainya menjadi sandi sebuah cerita antara masa.

Memegang masa lalu sebagi cermin.

Meninggalkan kegagalan.

Menatap masa depan dengan penuh harapan.

Mencoba terus berusaha dan berdo’a kepadaNYA.

Satu tangga lagi aku pijak dalam satu masa.

Berada di ujung jalan malangkah menentukan arah dan tujuan.

Berharap kenangan menjadi sebuah pelajaran untuk mengapai harapan. 

Iklan